Langsung ke konten utama

Pelajaran Hari Ini


Hari ini tanpa saya duga menjadi hari dimana semua terlihat kabur dan abu-abu. Hari ini semua berkabung. Salah satu aset terbaik Korea Selatan pergi meninggalkan kita semua, Kim Jonghyun.

Aku enggak begitu tahu secara dalam sosok Jonghyun ini. Aku hanya tahu bahwa dia member dari grup Shinee, seorang soloist, dan diantara 5 member dia yang terpendek, haha:) aku juga sangat hafal tahun berapa saja member Shinee lahir, walaupun bukan Shawol; Onew yang tertua, 1989; Jonghyun 1990; Key dan Minho 1991; dan Taemin 1993. Di Shinee yang aku suka sejak pertam kali tau Shinee itu Minho. Kenapa? Karena lebih keren menurutku. Lalu kenapa begitu sedih sekali diriku ketika tahu kabar ini.

Sebelumnya aku ingin bercerita dulu bagaimana shock-nya ketika dapat kabar ini. Sekitar 3 menit sebelum azan Maghrib hari ini (12/18/2017) aku tidak sengaja membuka snapgram seseorang yang meng-capture salah satu berita di twitter. Siapa yang percaya kalau bukan dari media yang benar-benar valid. Awalnya aku cuma ketawa, lalu karena tidak yakin aku buka beberapa aku berita korea di twitter, dan ternyata benar, dia telah pergi. Seketika shock dan tentunya kebingungan, hampir menangis, sakit hati. Siapa yang tidak shock melihat berita tersebut, secara tangga 10 yang lalu ia baru saja melakukan konser solo. Begitu capat, bahkan mungkin orang terdekatnya tidak menyadari.

Berita dari Allkpop.

Berita dari Koreaboo.

Ada yang membuat saya kecewa akan berita ini. Mungkin memang sudah jalannya seperti ini, namun banyak sekali bertebaran di media sosial mengenai penyebab kematiannya. Ada yang mengatakan karen bunuh diri, terhirup asap briket, macam-macam. Ada juga yang mengatakan bahwa ia ditemukan tidak bernyawa di lantai, meningal saat dilarikan ke rumah sakit. Intinya simpang siur. Tidak bisa kita percaya begitu saja.

Ups, baru aja saya buka twitter, "Jonghyun" saat ini menjadi trending topic world wide di twitter. lebih dari 2,84 juta tweet yang masuk, entah itu mengucapkan bela sungkawa atau terus beharap datang keajaiban untuk beliau. Saat sebagai penikmat musik Shinee aku belum bisa memastika ini kepa-itu kenapa, karena banyak sekali berita yang tidak tahu dari mana asalnya tetapi sudah bertebaran di sana-sini. seperti ini, sekitar beberapa menit yang lalu saya dapatkan dari twitter.

Entah benar atau tidak aku tidak tahu. Saat ini semua orang berdoa dan benar-benar berharap bila keajaiban itu datang. Termasuk aku sebagai penikmat musik Shinee. Sebenarnya entah itu kamu seorang orang yang paling dekat dengan dia, belum tentu kamu bisa dengan mudah tahu apa yang sebenarnya terjadi di lokasi.

Sebelumnya, aku meminta maaf atas tulisan dan gambar di atas, karena pada pukul 22.50 tadi setelah melihat banyak tweet yang masuk ternyata pihak agensinya sudah berikan statement bahwa beliau meninggal dunia hari ini. Sejujurnya sedih sekali, karena jujur aja dua bulan ini sedang suka-sukanya dengan lagu-lagu lama shinee; Lucifer, Sherlock, Ring Ding Dong, etc. Saya dengar selama belajar, karena saya suka. Sejak Shinee keluarin album 1 Of 1 juga saya semakin suka karena konsep dari albumnya itu sendiri seperti back to 90s. Terlebih Shinee juga mengeluarkan Cassette album, bukan CD. Lagu 1 Of 1 jadi favorit ketika karaoke di laptop atau di smule. Setelah kecil kemungkinan untuk nonton konser GG, sekarang mungkin kemungkinan Shinee untuk melaksanakan konser dunia juga kecil. Yang aku harapkan setelah ini adalah, semoga Kim Jonghyun dapat tenang kembali kepadaNya dan semoga kerabat yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan. Bintang di dunia boleh jadi sirna, tetapi bintang di langit selamanya. Selamat Jalan, Oppa. Karyamu akan dikenang selalu.

Hal yang dapat kita ambil dari berita dan kejadian ini cukup simpel. Entah kenapa saya merasa adanya kejadian ini membuatku lebih aware terhadap apa yang aku cintai dan inginkan. Dengan kejadian ini saya semakin sadar bahwa saya harus memiliki lengan yang kuat dan erat ketika melindungi orang lain. Untuk saya ini terjadi begitu saja, tiba-tiba ketika mendengar  berita ini saya menjadi takut kehilangan orang-orang yang saya cintai, karena pada dasarnya mencitai bukan sekadar mengungkapkan perasaan semata, tetapi juga sebagai perlindungan. Karena mencintai artinya juga harus melindungi.

Kebetulan genre musikku lebih ke folks, indie rock dan jazz, yang sejenis-jenis itu lah, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa saya tidak suka kpop. Belakangan saya suka Wanna One, saya suka Ong Seongwoo. Sebagai pendukung dan mendengar berita ini membuat saya semakin merasa harus memberikan perlindungan dan memberikan yang terbaik untuk apa yang kita sukai. Kedepannya saya berharap, apapun yang aku cintai, sukai, dapat juga kulindungi. Begitu juga orang terdekat. 

Intinya, atas kejadian ini secara pribadi saya merasa seperti saya harus lebih erat lagi dalam melindungi orang yang saya cintai, entah itu keluarga atau pun idola. Sejujurnya ada perasaan seperti ingin memeluk erat orang-orang yang saya cintai karena sejujurnya saya takut kehilangan mereka. Secara pribadi kejadian ini benar-benar banyak memberi saya pelajaran, seperti disiram oleh seember pelajaran untuk dimakan dan kemudian dilakukan. 

Selamat jalan, Kim Jonghyun. Karyamu akan selalu terkenang. Tetaplah menjadi bintang ketika kami tertidur, menyinari di malam gelap. Semoga segala kebaikanmu dapat terkenang selalu.

Nadhira Fahrin, 23.39 WITA.
12/18/2017.

Kim Jonghyun 1990-2017


P.s: Sejauh ini hingga pukul 23.43 WITA sudah 4,09 juta tweet yang menyatakan belasungkawa kepada beliau. Semoga selalu tenang di sisiNya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Satu Sisi Tak Terduga

Alhamdulillah. Di satu sisi memang terkadang kurang bersyukur, tapi di sisi ini aku perlu bersyukur. Kalau ditanya sudah berapa kali mengeluh? Jawabannya mudah, tiap saat. Hahahaha. Sudah tiga bulan aku hiatus nulis blog, padahal resolusinya rutin ngisi blog. Ndak konsisten, ya. Sebenarnya kemarin-kemarin mau nulis curhatan tentang satu tahun di Mataram (tempat tinggalku sekarang), tapi ada yang jauh lebih menarik untuk ditulis malam ini.  Alhamdulillah. Kata-kata yang sekarang gak cuma Muslim doang yang mengucapkan, bahkan guru matematika-ku yang beragama Hindu aja selalu ucap Alhamdulillah (kalau trouble-maker gak masuk kelas pas pelajaran beliau, hahah). Gak cuma beliau, teman-temanku yang Kristen dan Hindu di kelas juga ucap Alhamdulillah. Tapi ada yang beda, Alhamdulillah-ku yang ini emang beda banget dengan Alhamdulillah yang kuucapkan biasanya. Hari ini (02/16/17) kebetulan sekali aku menemani kakak-kakak crew Zetizen Lombok Post untuk ikut roadshow first a...

Harap

Di waktu yang telah ditentukan, kita akan bertemu. Doaku tak lepas tiap detiknya untuk segala harap inginmu. Ikhlasku selalu menyertai dalam dadaku. Bila angin mambawa ke barat, timur kan bisu. Sampai jumpa lain waktu, Macan.                -Untuk Macan hari Minggu (17092017)  Semarang, 10.21 WIB 14 Sept 2017 --------------------------------------------------- Tulisan kecil untuk Macan, lusa kita berpisah. Semoga selalu tersampaikan doa selalu tersampaikan. Sampai jumpa lusa. Tulisan ini diposting tanggal 14 September 2017. Tidak dimaksudkan untuk seseorang yang spesial. Terima kasih.