Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerpennya Dhira

Feeling Education

"Bagaimana dia bicara ke kamu, responnya, dan setiap pertanyaan yang dia lontarkan ke aku dan teman-teman yang lain, indikasi kalau ada sesuatu," sembari ia meneguk cola yang hampir habis itu. Kami duduk berhadapan, hampir lima jam menguras otak sebelumnya, ditutup dengan pertanyaan dan penuturannya mengenai fakta bahwa perasaan itu tidak bisa dibohongi. Pikirku ia seorang yang tak cocok untuk bertukar pikiran, tapi jelas tak cocok untuk dijadikan pasangan. Kami menjadi lebih dekat karena satu-dua bantuan yang aku mintai. Melakukannya tidak pula sulit namun butuh kesabaran. Tidak peduli apa orang mempertanyakan keberadaan kami yang sudah begitu lama di sini, jelas aku membutuhkan jasanya kala itu. Menjadi hutang budi hingga ke liang pemakaman.  Aku berulang kali, bahkan tidak jelas ini kali ke berapa, menanyakan apakah aku yang salah atau hanya aku yang menyalahkan diriku, berpura-pura merasakan perasaan benci dari berbagai sisi. Puding cokelat itu tersisa, tidak pul...

Kak Tuan: Prolog

Source: Pinterest Setumpukan buku di pojok sana, hingga kain-kain ihram yang selalu berganti setiap tahunnya. Menunggu adalah makanan, memulai adalah senjata dan iman adalah amunisi. Riak takbir menggema di seluruh penjuru kota. 38 derajat tidak pula surut, bahkan hingga matahari tak lagi menampakkan diri. Tapi demi nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, perasaan gentar itu tak akan pernah berhenti, bahkan bila bumi mendingin dan langit terbubuh jutaan bintang. Ada sepotong harga diri yang hilang bila kita mengingat-ingat bagaimana masa lalu yang kelam, karena indahnya masa lalu hanya diperoleh oleh orang-orang yang tak tahu rasanya hidup. Letih, keringat dan air mata tak habis-habisnya menyimbah sekujur tubuh dan dibuat terkapar telak oleh dosa dan kekejian. Bagaimana boleh lepas oleh tekanan dan ketakutan bila satu dua terkaman menjuru pada jiwa-jiwa yang lemah ini, jiwa-jiwa yang hilang arah dan tak tentu harus bergerak kemana. Di sepertiga malam menghabiskan wak...

Sia-sia

source: Pinterest Perjalanan ini masih lama, menembus batas kota, mengarungi belantara, bertemu satu-dua pemangsa, hingga bertaruh siapa yang paling lama. Waktu yang kami butuhkan separuh hari lagi, sebelum hari benar-benar gelap. Seorang wanita dengan dua anaknya, digendong dan duduk, melihat ke luar jendela, berapa lama lagi aku harus menunggu? Sekepal nasi teronggok disamping kami. Lebih dari sekedar yang diharapkan. Laju bus tua ini tidak seperti harapan kami yang telah menunggu sepuluh hari untuk bebas dan lepas dari tekanan sana-sini. Terasa lama, tak berarti apa-apa. Onggokan pasir disekitar dihiasi fatamorgana yang terlihat bak oasis menjadi pemandangn kami selama melintas. Tiga puluh empat derajat bukan apa-apa. Bintang fajar akan segera terlihat, waktu kami hampir habis, urung juga sampai. Namun harapan terlihat ketika seorang pria tua melambaikan tangannya kepada kami. Sorak sorai mengisi atmosfer bus yang sejak separuh hari yang lalu hening dan mencekam. Lima...

Karma dan Sesal

source: pinterest " Selamat datang, mungkin ini balasan atas segala kacaumu padaku, dan karma atas sumpah serapahku, " dalam hati. Semakin malam semakin dingin suhu pendingin ruangan ini. Tak teringat untuk membawa baju tebal tempo hari ketika pulang ke rumah. Sebentar lagi akan dilanda flu bila tak segera diatasi, terlebih hujan deran yang tak kunjung henti sejak sore. Kemarin sore, timku membawa kabar dari luar. Hampir setiap hari kabar berdatangan, sudah seperti jadwal minum obat, tiga kali sehari. Entah apa yang terjadi, namun sebagai ketua tim, anggotaku tampak merahasiakan sesuatu dariku. Aku dan tim yang berisi enam orang termasuk diriku sudah seperti layaknya teman lama, tidak ada namanya atasan-bawahan. Tapi, aku tetapklah aku ketika memimpin, tegas, sangar, tak kenal lengah, tak kenal terlambat. Dan kemarin sore untuk pertama kalinya aku menemukan dimana mereka membuat keputusan sendiri di balikku.  Mereka berjejer di depan meja kerjaku, tertunduk...